Di saat aku mencapai puncak gunung , aku tersungkur :(


Assalamualaikum w.b.t Di subuh yang hening , jariku menaip entry ini dengan hati yang hancur :'( Allahurobbi. For the first time *maybe* , aku tak tidur lepas Subuh. Niat nak turun ke surau untuk menunaikan Solat Subuh secara berjemaah juga luntur dek tiada kekuatan. Ya Rabb , adakah aku manusia yang kufur dengan nikmatmu Ya Allah ? 


Berlapang dadalah dalam menerima ujian + dugaan Allah +.+ Walaupun sudah hampir selesai segalanya tiba-tiba muncul satu lagi masalah besar yang tak dapat nak dielakkan. Allahurobbi. Ujian demi ujian kau berikan kepadaku. Semoga aku kuat menghadapinya ^_^ 

Firman Allah : "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" (2 : 286)

Dalam sesuatu musibah atau situasi yang berat untuk ditanggung , kita mudah sahaja untuk mengalah. Namun , ayat di atas mengingatkan kita bahawa Allah tahu kita ada kekuatan untuk menghadapi ujian ini. Kekuatan yang tersembunyi dalam diri kita , tinggal kita sahaja untuk mencari kekuatan itu.

Bila mana kita kita ditimpa sesuatu kecelakaan , ayat inilah yang akan kita sebut untuk menguatkan semangat dan motivasi diri. Ayat inilah yang kita akan pegang sebagai suatu tolakan dalaman untuk terus bertahan dan tabah dalam menghadapi sebarang situasi. Andai kita terlupa , pasti akan ada orang-orang sekeliling yang mengingatkan kita kepada firman Allah ini.

Beruntunglah kerana Allah menarik nikmat itu secara perlahan daripada Allah mengambil nikmat itu sekaligus. Be grateful my dear ♥



"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu"(2 : 185)

Maka , bila mana kita tidak mendapat sesuatu yang kita sangat harapkan , periksalah diri kita kembali. Carilah kekurangan pada diri dan berusahalah untuk memperbaiki kelemahan itu. Boleh jadi kita sudah cukup dari segi material untuk menghadapi semua , tapi dari segi kemantapan iman dan hubungan dengan tuhan, adakah ia sudah disempurnakan sebaik mungkin ? Andai sudah memiliki pelbagai kepakaran yang diperlukan dan sudah selayaknya diberi kepercayaan di tempat belajar , sudah sempurnakah dari sudut mengawal emosi , amarah dan akhlak? Begitu juga , andai kita aktif dalam jalan dakwah dah selayaknya menerima taklifan yang diberikan kepada sahabat seperjuangan kita , maka periksalah kembali , adakah niat kita berkorban dalam dakwah itu benar ? Atau mungkinkah ada niat-niat yang lain yang mendasari setiap amal perbuatan kita?

Pasti ada sesuatu aspek yang kita belum selesaikan sebaiknya yang menjadikan kita belum betul-betul bersedia untuk diberikan sesuatu yang kita harapkan itu. Oleh itu , berbaik sangkalah dengan Allah apabila Allah lambat memberikan apa yang kita harapkan. Selidiklah diri kita dengan benar dan jujur dan perbaikilah kelemahan-kelemahan diri. Perbaiki dan mantapkanlah hubungan dengan Allah. Kelak , Allah yang akan menilai tahap kesediaan kita dan apabila telah tiba masanya , pasti Allah akan makbulkan permintaan kita, insya-Allah. Yakinlah !


Teringat kata-kata yang diberi oleh seorang sahabat di APIUM , Nilam Puri ;


"Apa-apa musibah yang berlaku , engkau kena SENYUM je . Dapat pahala apa . Apa yang berlaku ada hikmah lah . So , SMILE :)"


Bila mengenangkan quote ini lah , yang membuatkan aku SENYUM kembali . Ingatlah ! Allah tahu isi hati kita. Dia tahu kita sedih ke gembira. Dia tahu semuanya tentang kita , luar dan dalam . Husnuzon dengan Allah ye sayanggg !




Dalam firman Allah SWT mengingatkan kita bahawa ;

"Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan ganjaran / pahala mereka tanpa batas." (Az Zumar: 10)"

Comments

Popular posts from this blog

Rindu S A H A B A T ;)

My Priority Ever :)

Owhsemm Day ✿